Penggolongan Obat

haloo.. Apa Kabar? Semoga sehat selalu .. Selamat datang di Blog pertama saya hehe.. saya disini akan menjelaskan tentang ilmu kefarmasian yaitu tentang penggolongan obat :) . yukk disimak yaa ...
 
Penggolongan Obat 
Ilmu FarmasiPenggolongan obat secara luas dibedakan berdasarkan beberapa hal, 
diantaranya :

  • Penggolongan obat berdasarkan jenisnya
  • Penggolongan obat berdasarkan mekanisme kerja obat
  • Penggolongan obat berdasarkan tempat atau lokasi pemakaian
  • Penggolongan obat berdasarkan cara pemakaian
  • Penggolongan obat berdasarkan efek yang ditimbulkan
  • Penggolongan obat berdasarkan daya kerja atau terapi
  • Penggolongan obat berdasarkan asal obat dan cara pembuatannya
Dari banyaknya penggolongan obat ini , yang paling populer adalah berdasarkan jenis, ayoo kita langsung membahas penggolongan obatnya 
  • Penggolongan obat berdasarkan jenisnya 
 Penggolongan oabt berdasarkan jenisnya ini diantaranya : 
  1.  Obat bebas
  2.  Obat bebas terbatas
  3.  Obat keras
  4.   Obat psikotropika dan narkotika.
  • Penggolongan obat berdasarkan mekanisme kerja obat
Dibagi menjadi 5 jenis penggolongan antara lain :
  1. obat yang bekerja pada penyebab penyakit, misalnya penyakit akibat bakteri atau mikroba, contoh antibiotik
  2. obat yang bekerja untuk mencegah kondisi patologis dari penyakit contoh vaksin, dan serum.
  3. obat yang menghilangkan simtomatik/gejala, meredakan nyeri contoh analgesik
  4. obat yang bekerja menambah atau mengganti fungsi fungsi zat yang kurang, contoh vitamin dan hormon.
  5. pemberian placebo adalah pemberian obat yang tidak mengandung zat aktif, khususnya pada pasien normal yang menganggap dirinya dalam keadaan sakit. contoh aqua pro injeksi dan tablet placebo
  •  Penggolongan obat berdasarkan tempat atau lokasi pemakaian
Dibagi menjadi 2 golongan diantaranya :
  1. obat dalam yaitu obat obatan yang dikonsumsi peroral, contoh tablet antibiotik, parasetamol tablet
  2. obat luar yaitu obat obatan yang dipakai secara topikal/tubuh bagian luar, contoh sulfur, dll
  •  Penggolongan obat berdasarkan cara pemakaian

Dibagi menjadi 6 bagian, seperti :
  1. oral : obat yang dikonsumsi melalui mulut kedalam saluran cerna, contoh tablet, kapsul, serbuk, dll
  2. perektal : obat yang dipakai melalui rektum, biasanya digunakan pada pasien yang tidak bisa menelan, pingsan, atau menghendaki efek cepat dan terhindar dari pengaruh pH lambung, FFE di hati, maupun enzim-enzim di dalam tubuh
  3. Sublingual : Sublingual : pemakaian obat dengan meletakkannya dibawah lidah., masuk ke pembuluh darah, efeknya lebih cepat, contoh obat hipertensi : tablet hisap, hormon-hormon
  4. Parenteral : obat yang disuntikkan melalui kulit ke aliran darah. baik secara intravena, subkutan, intramuskular, intrakardial.
  5. langsung ke organ, contoh intrakardial
  6. melalui selaput perut, contoh intra peritoneal
  •  Penggolongan obat berdasarkan efek yang ditimbulkan
 Dibagi menjadi 2 :
  1. Sistemik : obat/zat aktif yang masuk kedalam peredaran darah.
  2. Lokal : obat/zat aktif yang hanya berefek/menyebar/mempengaruhi bagian tertentu tempat obat tersebut berada, seperti pada hidung, mata, kulit, dll
  • Penggolongan obat berdasarkan daya kerja atau terapi 
Dibagi menjadi 2 golongan :
  1. farmakodinamik : obat obat yang bekerja mempengaruhi fisilogis tubuh, contoh hormon dan vitamin
  2. kemoterapi : obat obatan yang bekerja secara kimia untuk membasmi parasit/bibit penyakit, mempunyai daya kerja kombinasi.
  •  Penggolongan obat berdasarkan asal obat dan cara pembuatannya
Dibagi menjadi 2 :

  1. Alamiah : obat obat yang berasal dari alam (tumbuhan, hewan dan mineral)
    tumbuhan : jamur (antibiotik), kina (kinin), digitalis (glikosida jantung) dll
    hewan : plasenta, otak menghasilkan serum rabies, kolagen.
    mineral : vaselin, parafin, talkum/silikat, dll
  2. Sintetik : merupakan cara pembuatan obat dengan melakukan reaksi-reaksi kimia, contohnya minyak gandapura dihasilkan dengan mereaksikan metanol dan asam salisilat.
 
 
 
 
Sekiannn Terimakasih  sudah mampir Jangan Lupa untuk mampir lagi yaa.. :)
 
Sumber : Farmasetika Dasar
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Melipat Puyer Menggunakan Kertas Perkamen Dengan Baik dan Benar

Penggolongan Obat Yang Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan

Manfaat Dari Madu Hitam Pahit untuk kesehatan